Pangandaran, garudajabar.tv – Brigadir Jenderal TNI Raja Beni Arifin melaksanakan kunjungan kerja Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran di Desa Bangunjaya dan Desa Mekarwangi, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau sekaligus mengevaluasi secara langsung progres pelaksanaan sejumlah sasaran program TMMD, mulai dari pembangunan jalan penghubung antar desa, pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, hingga program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Raja Beni Arifin didampingi Wakil Bupati Pangandaran Hj. Ino Darsono, Wakapolres Pangandaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kodim 0625/Pangandaran, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Peninjauan diawali dengan melihat langsung pembangunan jalan penghubung Desa Bangunjaya dan Desa Mekarwangi. Di lokasi tersebut, Brigjen TNI Raja Beni Arifin mengapresiasi kerja keras Satgas TMMD bersama masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan, meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca dan kondisi medan yang cukup sulit.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat diselesaikan sesuai target sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas masyarakat antardesa.
“Berharap pekerjaan jalan ini dapat segera selesai sehingga mobilitas warga di wilayah Kecamatan Langkaplancar menjadi lebih lancar” ujar Brigjen TNI Raja Beni Arifin.

Selain pembangunan infrastruktur jalan, ia juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan sumur bor sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses air bersih. Menurutnya, fasilitas tersebut harus dibangun dengan kualitas yang baik serta dipelihara secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi program Rutilahu. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Raja Beni Arifin melihat secara langsung proses rehabilitasi rumah warga yang melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat melalui semangat gotong royong.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja sama dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Brigjen TNI Raja Beni Arifin menjelaskan, kegiatan Wasev juga menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan program TMMD ke-130 berjalan sesuai perencanaan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.
“Kita harus cek bagaimana program TMMD ke-130 di Kabupaten Pangandaran, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan harus benar – benar berjalan dengan baik. Bagaimana program yang tinggal delapan hari ini bisa terlaksana dan tercapai,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pengawasan dan evaluasi tersebut, diharapkan seluruh sasaran TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan manfaatnya bagi masyarakat.
Kegiatan Wasev berlangsung tertib, aman, dan lancar. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, perangkat desa, serta masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program TMMD di Kabupaten Pangandaran.


Komentar