BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan pembongkaran Teras Cihampelas akan segera dilakukan setelah aset kawasan tersebut resmi diserahkan Pemerintah Kota Bandung kepada Pemprov Jabar.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah perangkat administratif sebelum proses pembongkaran dilakukan.
Menurutnya, proses administrasi ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Setelah itu, pembongkaran akan dilakukan melalui mekanisme lelang.
“Kalau untuk administrasi sebulan ini selesai, sebulan selesai, langkah segala macam, Oktober sudah bersih. Bismillah,” kata Dedi di Balai Kota Bandung Rabu (29/7/2026).
Dedi menjelaskan, lelang pembongkaran tersebut nantinya tidak menggunakan anggaran pemerintah. Justru, pihak yang memenangkan lelang akan membayar dan melakukan pembongkaran secara mandiri.
“Lelang pembongkaran, karena itu ada nilai. Nanti siapa yang paling mahal, ya dia berhak untuk membongkar,” katanya.
Ia menegaskan, bahwa nilai pembongkaran terlebih dahulu akan dihitung melalui proses appraisal. Setelah nilai tersebut diketahui, pemerintah akan membuka mekanisme lelang kepada pihak yang berminat.
“Enggak usah dianggarkan. Lelang! Ya kan tergantung mereka yang nawar. Nanti yang nawarnya berapa, dia bongkar sendiri,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga menanggapi kekhawatiran terkait potensi kerugian negara dalam proses pembongkaran aset tersebut. Ia memastikan seluruh proses akan dilakukan secara terbuka dan sesuai mekanisme.
“Yang penting kan kita tidak punya niat jelek. Yang punya niat jelek tuh begini, kalau lelangnya kemudian dibikin rendah, kemudian setelah itu ada fee yang diberikan, baru. Selama kita lurus-lurus aja, semua orang akan memahaminya,” ujarnya.
Setelah Teras Cihampelas dibongkar, Pemprov Jabar berencana melakukan penataan kawasan Jalan Cihampelas agar kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kota Bandung.
Dedi menyebut Cihampelas diarahkan kembali menjadi pusat industri kreatif dan mode, sekaligus kawasan yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
“Selanjutnya kami akan melakukan penataan langkah administratif untuk segera membenahi Cihampelas agar kembali seperti dulu menjadi pusat industri kreatif, kemudian pusat berbagai bentuk mode, dan kemudian juga pusat kunjungan warga berbagai daerah termasuk mancanegara,” pungkasnya.


Komentar