BANDUNG – Perpindahan armada bus dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas operasional, tetapi juga mendorong penambahan fasilitas pendukung di area terminal.
Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat mengatakan, secara umum fasilitas pelayanan di Terminal Leuwipanjang sebenarnya sudah lengkap sebelum perpindahan armada dilakukan.
Sejumlah fasilitas dasar mulai dari ruang kesehatan hingga layanan untuk penyandang disabilitas telah tersedia.
“Kalau Leuwipanjang itu sebenarnya fasilitas sudah lengkap. Mulai dari ruang kesehatan, mushola, fasilitas disabilitas, sampai pojok baca digital sudah tersedia,” kata Asep, Rabu (1/7/2026).
Meski begitu, seiring bertambahnya aktivitas setelah perpindahan armada dari Cicaheum, pihak terminal bersama perusahaan otobus (PO) menyiapkan fasilitas tambahan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan pengemudi.
Salah satu fasilitas baru yang disiapkan yakni lounge atau ruang istirahat yang dapat digunakan penumpang maupun sopir bus sebelum melanjutkan perjalanan.
“Kami bekerja sama dengan PO membuat lounge untuk istirahat para penumpang. Khusus pengemudi juga bisa istirahat sambil ngopi. Lounge-nya ber-AC dan ada fasilitas pendukung lainnya,”katanya.
Menurutnya, area tersebut dirancang agar penumpang memiliki ruang tunggu yang lebih nyaman dibanding menunggu di area keberangkatan biasa.
Di dalam lounge tersedia sejumlah fasilitas seperti area duduk, televisi, dispenser hingga area untuk menikmati minuman. Sementara pada bagian lantai atas disiapkan ruang istirahat yang dapat dimanfaatkan pengemudi.
“Di bawah ada fasilitas untuk penumpang, ada TV, dispenser dan tempat santai. Lantai duanya bisa dipakai untuk istirahat pengemudi sebelum kembali bertugas,”jelasnya.
Asep menambahkan, penambahan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus kualitas layanan di Terminal Leuwipanjang setelah menjadi pusat operasional bus antarkota pasca perpindahan armada dari Terminal Cicaheum.
“Harapannya pelayanan di Leuwipanjang semakin baik. Penumpang lebih nyaman saat menunggu dan pengemudi juga punya tempat istirahat yang memadai sebelum kembali bertugas,”pungkasnya.
(Mugni)


Komentar