Garudajabar.tv – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKOM Bandung menggelar puncak STIKOM Expo “Art in Motion” 2026 di Gedung Mayang Sunda, Kota Bandung, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi kreativitas mahasiswa melalui kompetisi, pertunjukan seni, hingga pemutaran film karya mahasiswa.
STIKOM Expo 2026 merupakan puncak rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 27 Juni hingga 19 Juli 2026. Selama hampir satu bulan, berbagai kompetisi digelar, di antaranya Debate Competition, Futsal Tournament, Badminton Tournament, Mobile Legends Tournament, dan Boxing Competition.
Ketua BEM STIKOM Bandung, Ardi Syaefulloh, mengatakan STIKOM Expo menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kampus.
“Melalui STIKOM Expo, kami ingin menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Pada acara puncak, mahasiswa menampilkan berbagai pertunjukan dalam Special Talent Show, seperti Tari Jaipong, penampilan vokal, dance performance, angklung, Vivid Dance, hingga flashmob BEM.
Selain pertunjukan seni, kegiatan juga diisi Inspiring Talkshow bertema F.I.L.M: From Idea to Live Motion yang menghadirkan Diki Purnama Fajar, Didi Suryadi, dan Emha Albana. Ketiga narasumber berbagi pengalaman mengenai proses kreatif dalam menghasilkan karya, khususnya di bidang perfilman dan industri kreatif.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Movie Screening yang menampilkan sejumlah film hasil produksi mahasiswa STIKOM Bandung.
Wakil Ketua I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama STIKOM Bandung, M. Farid, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan pesan Ketua STIKOM Bandung, Dr. Dedy Djamaluddin Malik, M.S., yang berhalangan hadir.
Menurut Farid, pimpinan kampus mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh mahasiswa yang telah menyukseskan STIKOM Expo 2026.
“Ketua STIKOM menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BEM serta seluruh mahasiswa yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Farid.
Ia menambahkan, STIKOM Expo menjadi bagian dari upaya kampus dalam membekali mahasiswa agar mampu menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat.
“Perkembangan zaman begitu cepat. Karena itu, mahasiswa harus memiliki kemampuan yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Bayu Rakhmana, S.STP., M.H., yang mewakili Kepala Diskominfo Jabar, serta perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, dosen, dan praktisi perfilman.
Dalam sambutannya, Bayu mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era disrupsi digital.
“Era disrupsi digital tidak bisa kita hindari. Karena itu, kita harus terus mengasah kemampuan agar tidak tertinggal,” katanya.
STIKOM Expo 2026 ditutup dengan pengumuman pemenang berbagai kompetisi yang telah digelar sebelumnya. Para juara menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kreativitas mereka.
Melalui tema “Art in Motion”, STIKOM Expo 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan karya, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat kolaborasi di luar kegiatan akademik.


Komentar