BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, progres pembangunan dan sosialisasi proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya terus berjalan positif.
Menurutnya, penerimaan masyarakat terhadap kehadiran moda transportasi massal tersebut mulai meningkat meski masih terdapat sejumlah penolakan di lapangan. Namun, berbagai pihak terus melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat memahami manfaat BRT.
“BRT sekarang ini saya senang sekali melihat progres sosialisasi yang dilakukan oleh semua pihak untuk memastikan agar BRT ini sudah mulai bisa diterima oleh masyarakat. Memang ada beberapa resistensi, tapi resistensi tersebut bisa ditangani dengan sangat baik,” kata Farhan Kamis (9/7/2026).
Selain sosialisasi, Farhan juga mengapresiasi proses pembangunan halte BRT yang dinilainya berjalan dengan baik dan memperhatikan aspek keselamatan selama pengerjaan proyek.
“Pembangunan halte, kalau diperhatikan, pembangunannya juga bagus. Ada penutupnya, penanganan proyeknya bagus, tidak sampai membahayakan,” katanya.
Meski begitu, Farhan mengaku masih menunggu kepastian mengenai model bisnis yang akan diterapkan untuk operator BRT. Pasalnya, aspek tersebut menjadi hal yang paling krusial menjelang pengoperasian layanan transportasi massal tersebut.
“Yang paling menegangkan buat saya sekarang adalah mengenai kepastian bisnis model operator transportasi. Nah, ini belum. Saya belum dapat kepastian. Kita masih menunggu konsep yang ditawarkan oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat,” pungkasnya.
(Mugni)


Komentar