Bandung Raya Infrastruktur Jawa Barat
Home » Berita » Soekarno Hatta Bandung Bakal Dipasangi 106 Tiang PJU, 212 Lampu Mulai Akhir Agustus

Soekarno Hatta Bandung Bakal Dipasangi 106 Tiang PJU, 212 Lampu Mulai Akhir Agustus

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi di Balai Kota Bandung Kamis (13/8/2026)

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Pemasangan tahap awal akan dilakukan dari turunan Flyover Kopo hingga ruas Batununggal dengan 106 tiang dan 212 lampu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, PJU baru tersebut akan dipasang di median tengah jalan dengan ketinggian sekitar sembilan meter.

“Dalam waktu dekat, kita akan memasang PJU setinggi 9 meter di median tengah jalan, mulai dari turunan Flyover Kopo sampai ruas Batununggal,” kata Rasdian, di Balai Kota Bandung Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, setiap tiang PJU akan memiliki dua setang lampu yang mengarah ke kanan dan kiri jalan. Dengan total 106 tiang, jumlah lampu yang dipasang mencapai 212 unit.

Rasdian mengatakan, pemasangan PJU tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat penerangan di koridor Jalan Soekarno Hatta. Pemkot Bandung juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melanjutkan pembangunan PJU di ruas lainnya.

RSUD Pandega Pangandaran Ajak Masyarakat Kenali Gejala Penyakit Jantung Koroner Sejak Dini

“Kita sudah sepakat untuk sharing dengan provinsi, di mana pihak provinsi akan membangun PJU sepanjang kurang lebih 7 kilometer dari Samsat sampai Bundaran Cibiru. Pembagian ini sudah diinstruksikan oleh Wali Kota dan Gubernur untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.

Untuk ruas yang dikerjakan Pemkot Bandung, Rasdian menyebut pengerjaan diupayakan dimulai pada akhir Agustus 2026. Jika belum memungkinkan, pemasangan paling lambat dimulai pada awal September.

“Pengerjaan dari turunan Flyover Kopo sampai Batununggal diupayakan sudah bisa dimulai pada akhir Agustus ini, atau paling lambat awal September,” ucapnya.

Sementara itu, desain PJU yang dibangun Pemprov Jawa Barat dari kawasan Samsat menuju Bundaran Cibiru akan memiliki pola berbeda. PJU akan dipasang di sisi kanan dan kiri jalan.

Rasdian menjelaskan, pemasangan di sisi jalan diperlukan karena lebar Jalan Soekarno Hatta pada ruas tersebut mencapai sekitar 25 hingga 30 meter. Kondisi tersebut membuat PJU yang berada di tengah jalan tidak mampu menerangi seluruh sisi jalan secara optimal.

RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata, Terapkan Aturan 20-20-20

“Karena lebar jalan di ruas tersebut mencapai 25 hingga 30 meter, PJU existing yang posisinya di tengah tidak bisa menerangi sisi paling kanan maupun kiri jalan,” jelasnya.

Rasdian menambahkan, PJU yang saat ini sudah berada di bagian tengah jalan tetap akan dipertahankan. Sementara lampu tambahan dari Samsat hingga Bundaran Cibiru akan dipasang dengan pola zig-zag untuk memperluas jangkauan penerangan.

“Lampu existing di bagian tengah akan tetap dipertahankan, sementara pemasangan tambahannya akan dibuat zig-zag sampai ke Bundaran Cibiru,” pungkasnya.

(Mugni)

RSUD Pandega Pangandaran Ajak Masyarakat Kenali Perbedaan Influenza A dan Flu Biasa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Menko Zulhas: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan

02

Konflik Agraria di Langkaplancar Picu Ketakutan Warga, Jeje Desak Pemerintah Segera Mediasi

03

Prameswari Galuh Luncurkan Batik ‘Cakra Galuh’ di Astana Gede Kawali

04

Tani Merdeka Jabar Somasi Kadis Pertanian Indramayu, Diduga Cemarkan Nama Organisasi

05

Puluhan Perajin di Ciamis Sulap Daun Pandan Jadi Produk Bernilai Ekspor, Libatkan Ibu Rumah Tangga hingga Remaja

Berita Terbaru