Ciamis Jawa Barat
Home » Berita » Ratusan Peserta Semarakkan Gebyar Angklung Ciamis, Dorong Budaya hingga Pasar Nasional

Ratusan Peserta Semarakkan Gebyar Angklung Ciamis, Dorong Budaya hingga Pasar Nasional

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Ciamis menggelar Gebyar Angklung sebagai bentuk nyata pelestarian seni budaya tradisional Sunda.

Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, HUT PWRI ke-64, serta menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengatakan Gebyar Angklung menjadi momentum penting untuk mempererat kerukunan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi seni budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Ini bukti nyata bahwa masyarakat Ciamis bersama-sama memelihara dan melestarikan seni budaya Sunda. Selain sebagai wadah kebersamaan, kegiatan ini juga membantu mempromosikan bahwa angklung merupakan seni budaya khas Sunda,” ujar Herdiat.

Menurutnya, pelestarian angklung tidak hanya bertujuan menjaga warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang perlu terus dikembangkan. Saat ini, produksi angklung asal Ciamis mulai menembus pasar nasional, salah satunya dengan memasok kebutuhan alat musik ke Saung Angklung Udjo di Bandung.

Majalengka – Keindhaan Bukit Hortensia di Lereng Bukit Gunung Ciremai

“Pemasaran produk angklung dari Ciamis salah satunya sudah masuk ke lingkungan seni di bawah pimpinan Mang Udjo di Bandung. Kita berharap ke depannya dapat terjalin kerja sama yang lebih erat,” katanya.

Herdiat berharap tradisi memainkan angklung terus dibudayakan secara luas, mulai dari kalangan pelajar, pemuda hingga para sesepuh, sehingga kesenian khas Sunda tersebut tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.

Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Ciamis, Ahmad Koswara, mengatakan Gebyar Angklung tahun ini diikuti sedikitnya 465 peserta yang berasal dari 14 perangkat daerah (SKPD), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), berbagai komunitas, serta anggota PWRI dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis.

“Ada 14 instansi SKPD, komunitas-komunitas, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), hingga anggota PWRI dari 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis yang turut hadir berpartisipasi,” ujar Ahmad Koswara.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan PWRI yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kedua.

“Ini merupakan agenda rutin tahunan PWRI dan ini memasuki penyelenggaraan tahun kedua,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, PWRI berharap silaturahmi dan rasa kekeluargaan antara pemerintah daerah, anggota PWRI, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat.

“Mudah-mudahan tali kekeluargaan dan silaturahmi ini tetap merekat menjadi satu kesatuan. Semangatnya adalah mageuhan tali kakulawargaan kaduluran, guyub bersama membangun Galuh Ciamis,” pungkasnya. (bieboy)

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *