SUMEDANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPC PAN se-Kabupaten Sumedang, relawan Neng Farah (Farah Puteri Nahlia), dan Relawan Nasional di GOR Tadjimalela, Rabu (22/7).
Kegiatan tersebut menjadi langkah konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat mesin partai hingga tingkat desa sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Sekretaris DPW PAN Jawa Barat, Ivan Fadilla, mengatakan relawan akan menjadi ujung tombak partai dalam memperluas dukungan masyarakat. Setelah pembentukan DPC, PAN akan melanjutkan pembentukan struktur hingga tingkat ranting agar kerja politik semakin efektif.
“Relawan ini merupakan instrumen penting ke depannya karena mereka akan menjadi ujung tombak kita di lapangan. Setelah DPC terbentuk, nanti akan ada ranting, DPRW, DPRT, dan relawan inilah yang diharapkan bisa mencari simpatisan serta pemilih di tingkat desa,” ujarnya.
Ivan menambahkan, PAN Jawa Barat menargetkan seluruh daerah pemilihan dapat terisi kursi legislatif pada Pemilu 2029. Di Kabupaten Sumedang sendiri, PAN telah memiliki keterwakilan di DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan tiga kursi DPRD Kabupaten. Karena itu, partai masih menargetkan penambahan kursi di tiga daerah pemilihan lainnya.
“Target Jawa Barat adalah 100 persen solid. Maksudnya setiap dapil terisi kursi. Di Sumedang kita sudah punya anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan tiga anggota DPRD Kabupaten. Masih ada tiga dapil lagi yang harus kita perjuangkan,” katanya.
Menurut Ivan, strategi PAN ke depan juga akan diarahkan untuk merangkul pemilih muda yang diperkirakan menjadi mayoritas pada Pemilu 2029.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Sumedang yang juga Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan Rakerda menjadi momentum menyatukan langkah seluruh kader dengan satu tujuan utama, yakni membantu masyarakat.
“Intinya, dalam Rakerda hanya satu perintah dari atasan, yaitu bantu rakyat. Bagaimana ke depannya PAN ini bisa menjadi partai yang terdepan dalam membantu masyarakat dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Fajar juga mengajak seluruh kader PAN mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden. Menurutnya, kader PAN harus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus membantu kebutuhan masyarakat.
“Jadi, khususnya Asta Cita Pak Presiden, yaitu ketahanan pangan. Bagaimana ke depannya kader-kader PAN yang ada di Kabupaten Sumedang terus bahu-membahu menyukseskan, memakmurkan para petani, serta membahagiakan para ibu rumah tangga,” ujarnya.
Ia menambahkan telah menginstruksikan seluruh anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Sumedang untuk lebih aktif turun langsung menemui masyarakat dan menyerap berbagai aspirasi.
“Dan saya pun selaku Ketua DPD PAN Kabupaten Sumedang memberikan instruksi kepada seluruh anggota dewan dari PAN yang ada di Kabupaten Sumedang untuk langsung turun ke masyarakat,” tegasnya.
Disinggung mengenai peluang maju pada Pilkada Sumedang 2029, Fajar mengaku belum memikirkan agenda politik tersebut dan memilih fokus menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati serta Ketua DPD PAN.
“Kalau Pilkada pada intinya belum kepikiran. Berjalan saja bagaimana nanti kehendak rakyat seperti apa, kehendak partai politik seperti apa, dan juga masih banyak pertimbangan,” tuturnya.
Sementara itu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Amanat Nasional (DPP PUAN) yang juga Anggota DPR-RI dari Dapil Sumedang-Majalengka-Subang, Farah Puteri Nahlia, meminta para relawan harus selalu membantu masyarakat.
“Relawan harus ada saat masyarakat membutuhkan, jangan hanya ada saat Pemilu saja, pungkasnya.
(Bobby)


Komentar