Bandung Raya Jawa Barat
Home » Berita » Pohon Tumbang dan Robohkan Tiang Listrik, Jalan Aceh Bandung Sempat Ditutup

Pohon Tumbang dan Robohkan Tiang Listrik, Jalan Aceh Bandung Sempat Ditutup

Sejumlah pohon besar tumbang dan merobohkan tiang listrik di kawasan Jalan Aceh, Kota Bandung Selasa (30/6/2026)  (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Sejumlah pohon besar tumbang dan merobohkan tiang listrik di kawasan Jalan Aceh, Kota Bandung, pada Selasa (30/6/2026) siang. Insiden tersebut membuat akses jalan ditutup sementara untuk proses evakuasi dan pembersihan material di lokasi.

Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, BPBD, dan PLN langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan area tetap aman bagi masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan Disdamkarmatan Kota Bandung, Adhli Al Afwan Izwar mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.27 WIB dan segera mengerahkan tim penyelamat.

“Jadi, kami menerima laporan pada pukul 14.27, kemudian langsung meluncurkan satu unit rescue. Di lokasi juga sudah ada teman-teman dari BPBD, sehingga kami bersama-sama melakukan penanganan dan merapikan pohon yang tumbang. Untuk PLN juga sudah kami koordinasikan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait potensi arus listrik di lokasi,” kata Adhli dilokasi kejadian, Selasa (30/6/2026).

Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmatan menurunkan satu unit kendaraan rescue beserta lima personel. Petugas fokus memotong batang dan ranting yang menutup badan jalan agar akses lalu lintas dapat segera dibuka kembali.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Selama proses evakuasi berlangsung, Jalan Aceh ditutup sementara mulai dari area perempatan hingga titik lokasi pohon tumbang dan pengendara diarahkan menggunakan jalur alternatif.

“Untuk sementara Jalan Aceh kami tutup dari ujung perempatan hingga depan lokasi kejadian. Kendaraan yang melintas dialihkan sampai proses pembersihan selesai,” katanya.

Adhli menyebut, berdasarkan informasi sementara terdapat lebih dari satu pohon yang tumbang. Sejumlah pohon diduga memiliki kondisi akar yang sudah tidak lagi cukup kuat menopang batang.

“Belum bisa dipastikan jumlah pohon yang tumbang, tetapi lebih dari satu. Dari informasi awal, ada beberapa pohon yang memang akarnya sudah tidak memiliki penopang yang kuat,” jelasnya.

Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih akan didalami bersama instansi terkait setelah seluruh proses penanganan selesai dilakukan.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

“Untuk penyebabnya nanti akan kami pelajari lebih lanjut. Saat ini fokus kami adalah penebangan dan pembersihan jalur terlebih dahulu. Setelah itu akan dilakukan evaluasi bersama dinas terkait mengenai kondisi pohon-pohon di lokasi,” ucapnya.

Hingga proses penanganan berlangsung, belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.

“Sampai saat ini belum ada informasi mengenai korban maupun kerugian material yang dilaporkan kepada kami,”ujarnya.

Adhli memperkirakan proses pembersihan seluruh material pohon dan ranting di badan jalan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 45 menit.

“Kurang lebih sekitar 45 menit lagi prosesnya selesai. Saat ini tinggal pemotongan batang dan ranting menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah diangkut,”pungkasnya.

Kustiwa Adinata Wakili JAMTANI di Dewan AOI Nasional, Dorong Penguatan Pertanian Organik di Pangandaran

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *