Bandung Raya Infrastruktur Jawa Barat
Home » Berita » Penertiban Kabel Udara Berlanjut, Jalan Asia Afrika Hingga Tamblong Jadi Sasaran Pemotongan

Penertiban Kabel Udara Berlanjut, Jalan Asia Afrika Hingga Tamblong Jadi Sasaran Pemotongan

PT Bandung Infra Investama (BII) kembali melanjutkan penertiban kabel udara di sepanjang Jalan Asia Afrika Hingga Tamblong (Mugni/Garudajabar.tv)

BANDUNG – Penertiban kabel udara di Kota Bandung kembali dilanjutkan. Kali ini, pemotongan kabel difokuskan di sepanjang Jalan Asia Afrika, mulai dari Simpang Lima hingga perempatan Tamblong-Lengkong Besar.

Kepala Bagian Operasional PT Bandung Infra Investama (BII), Boby Suryo Alam mengatakan, pekerjaan dilakukan berdasarkan surat permohonan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung.

“Untuk hari ini, sesuai dengan surat permohonan dari Diskominfo untuk pembantuan pemotongan kabel, kami akan melakukan agenda pemutusan kabel di Jalan Asia Afrika, tepatnya dari Simpang Lima sampai ke perempatan Tamblong-Lengkong Besar,”kata Boby di Jalan Asia Afrika Kota Bandung Kamis (2/7/2026).

Boby menjelaskan, bahwa pemotongan dilakukan di kedua sisi Jalan Asia Afrika, baik di sisi kiri maupun kanan. Selain itu, kabel yang melintang (crossing) di sejumlah titik juga turut diputus sebagai bagian dari penataan jaringan.

“Secara teknis, pemotongan kabel dilakukan di kiri dan kanan ruas Jalan Asia Afrika, kemudian dilanjutkan pada kabel-kabel crossing di titik-titik sepanjang Jalan Asia Afrika,” katanya.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Menurutnya, pekerjaan mencakup seluruh ruas dari Simpang Lima hingga perempatan Tamblong, tepat sebelum kawasan Hotel Preanger.

“Jadi dari titik Simpang Lima sampai perempatan Tamblong-Lengkong, sebelum Hotel Preanger. Sisi kiri, sisi kanan, termasuk crossing-crossing akan kami lakukan pemotongan,”jelasnya.

Boby memastikan, bahwa proses penertiban kabel udara sejauh ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan yang berarti bagi masyarakat maupun aktivitas di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah, selama pengendalian kabel udara ini tidak ada gangguan yang terlalu signifikan. Semua bisa teratasi,” pungkasnya.

(Mugni)

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *