PANGANDARAN – Pengurus Pusat Ikatan Cycling Federation (PP ICF) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Pemerintah Kabupaten Pangandaran, serta perwakilan 26 Pengurus Provinsi (Pengprov) ICF dari seluruh Indonesia.
Rakernas menjadi agenda strategis tahunan federasi untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun arah kebijakan dan pembinaan olahraga balap sepeda nasional ke depan.
Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, mengatakan Rakernas tahun ini difokuskan pada pembahasan program-program strategis yang telah berjalan maupun yang akan dilaksanakan dalam upaya meningkatkan prestasi balap sepeda Indonesia di tingkat nasional dan internasional.
“Hari ini kita melaksanakan Rakernas untuk mendiskusikan program-program strategis yang sudah dilakukan, yang sedang berjalan, dan yang akan dilaksanakan ke depan,” ujar Jadi.
Selain Rakernas, Pangandaran juga menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Road Race 2026 yang akan berlangsung pada 18 hingga 21 Juni 2026. Kejuaraan tersebut diikuti sekitar 450 atlet dari 26 provinsi dan menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender balap sepeda nasional.
Menurut Jadi, Kejurnas tahun ini memiliki fungsi penting sebagai ajang Seleksi Nasional (Seleknas) guna menjaring atlet-atlet terbaik daerah yang berpotensi memperkuat tim nasional Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional.
“Mulai tanggal 18 sampai 21 Juni akan diselenggarakan Kejuaraan Nasional Road Race yang diikuti atlet dari 26 provinsi. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari seleksi nasional untuk melihat atlet-atlet berprestasi yang berpeluang masuk tim nasional,” katanya.

Pemilihan Kabupaten Pangandaran sebagai lokasi penyelenggaraan tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah serta kesiapan infrastruktur yang dinilai memenuhi standar penyelenggaraan balap sepeda nasional. Selain memiliki kondisi lintasan yang representatif, Pangandaran juga dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism.
“Kami mendapat dukungan penuh dari Bupati Pangandaran. Selain itu, kondisi jalan dan sarana pendukung di Pangandaran sangat mendukung pelaksanaan kejuaraan nasional,” tambahnya.
Dalam Rakernas tersebut, PP ICF juga membahas persiapan menghadapi Asian Games yang akan digelar pada September mendatang. Berdasarkan target yang diberikan Kemenpora, cabang olahraga balap sepeda diharapkan mampu menyumbangkan satu medali emas bagi Indonesia.
“Target dari Kemenpora adalah satu medali emas. Karena itu kami terus melakukan pembinaan dan seleksi atlet terbaik untuk menghadapi ajang tersebut,” ungkap Jadi.
Untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah, PP ICF tengah menyempurnakan penerapan sistem poin nasional atau ICF System yang mengadopsi mekanisme UCI Point di tingkat internasional. Sistem tersebut diharapkan mampu mendorong setiap provinsi lebih aktif menggelar kompetisi berjenjang serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pelatih, dan penerapan sport science.
Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, PP ICF juga terus menjalin kerja sama dengan sektor swasta dan sponsor guna memastikan program pembinaan atlet tetap berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana dari Pengprov ICF Jawa Barat menjelaskan Kejurnas Balap Sepeda Road Race 2026 akan mempertandingkan dua nomor utama, yakni Individual Time Trial (ITT) dan Individual Road Race (IRR).
Untuk kategori Elite, nomor ITT akan menempuh jarak sekitar 30 kilometer, sedangkan nomor IRR mencapai 128 kilometer. Adapun untuk kategori Women, Junior, dan Under-23 (U-23), jarak lintasan yang diperlombakan disesuaikan dengan kelompok usia dan kategori peserta.
Hingga hari pembukaan, tercatat sebanyak 450 atlet telah resmi terdaftar mengikuti kejuaraan. Panitia memastikan seluruh aspek keamanan dan keselamatan lintasan telah dipersiapkan secara maksimal melalui koordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
Kejurnas Balap Sepeda Road Race 2026 di Pangandaran diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet potensial untuk memperkuat tim nasional, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui meningkatnya kunjungan peserta, ofisial, dan wisatawan selama berlangsungnya kejuaraan.


Komentar