Bandung, garudajabar – Seperti angin yang membawa pesan dari pegunungan, Ganjar Noor hadir dengan musik balada yang merangkum cinta, alam, dan perjuangan manusia.
Ganjar Noor adalah Penyanyi Balada. Atau ada yang menyebut penyair nada, yang menjadikan musik sebagai jembatan hati dan suara jiwa dari Sang Pencipta.
Ganjar Noor memiliki nama asli Ganjar Nuriman, musisi balada asal Bandung yang dikenal lewat karya-karya bertema alam, cinta, sosial, hingga isu politik, dan humanisme, Lahir di Bandung pada 24 Juni 1969, ia merupakan putra pasangan Alm. Hj. Eno Wartini dan Alm. Momon Hilman, yang bekerja sebagai pegawai pemerintah. Ganjar tumbuh dan besar di kawasan Cicadas, Kota Bandung, sebagai anak ketiga dari enam bersaudara;
Dengan back ground pendidikan S1 Sarjana Sosial di Fisip Universitas Pasundan (UNPAS) Ganjar Noor pernah bekerja di perusahaan swasta dan sampai menjabat sebagai Manager, namun tahun 2003 dunia musik memanggilnya kembali menandai aktifnya kembali Ganjar Noor berkarya di kancah musik Indonesia;
Ganjar Noor selain sebagai Penulis Lagu (Song Writer), juga sebagai penyanyi akustik yang menghibur di Even2 Charity, pemerintah, profesi, Gathering dan kerap di Resto, Hotel, Cafe, Wedding, Lounching Product dll;
Ketertarikan Ganjar Noor pada musik dimulai sejak usia remaja, saat duduk di bangku SMP sampai sekarang, Ganjar Noor bergabung dengan sejumlah musisi Balada di Bandung seperti Almarhum Mukti Mukti, Ary Juliyant, dan Ferry Curtis, Martha Topeng dll, dan kini Ganjar Noor menjadi bagian dari komunitas musik seperti Rumah Balada Indonesia, FOMPI Bandung, Blues Base, dan Paguyuban Pemusik Ampera.
Dalam perjalanan Musik, selain Balada, Ganjar Noor juga mengeksplorasi berbagai genre musik dari pop, rock hingga progressive namun sejak tahun 2000-an, ia mantap memilih Folk Ballad sebagai identitas musikalnya.
Hingga kini, Ganjar Noor telah menciptakan hampir 200 lagu dengan tema beragam, yang menjadikannya salah satu pencipta lagu produktif dan pelestari musik balada Indonesia.
Ganjar Noor sosok friendly dan membumi ini mengidolakan The Beatles, Genesis, Iwan Fals, Ebit G.Ad. Doel Sumbang, Gombloh, Ully Sigar, Rolling Stones, hingga Queen buatnya mereka tidak hanya sekedar musisi dunia tetapi juga sebagai inspiratornya dalam berkarya dan bermusik.
Tahun 2024 Ganjar Noor masuk di Management Musik Artea Management dengan Manajer Artita dan merilis Mini Album dengan Titel Sang Perawan, terdiri dari 5 lagu. Sang Perawan, Anak Anjing, Utara Bandung, Puisi Cintaku Dan Dia Perempuan Telah rillis dan lounching di platform digital Spotify, Joox, dll.
Album Ganjar Noor _Sang Perawan dengan Produser Artea Manajement akan launching pada hari Minggu 10 Mei 2026 di Laneo Cafe Eatery Jl Jawa 46 Bandung.


Komentar