Uncategorized
Home » Berita » Lion Group Siapkan 8 Rute Baru dari Bandara Husein, Ini Daftar Kota Tujuannya

Lion Group Siapkan 8 Rute Baru dari Bandara Husein, Ini Daftar Kota Tujuannya

Lion Group melalui Super Air Jet tengah mempersiapkan pembukaan delapan rute penerbangan baru dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung. (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Lion Group melalui Super Air Jet tengah mempersiapkan pembukaan delapan rute penerbangan baru dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Seluruh rute tersebut, saat ini masih dalam proses perizinan dan pembahasan terkait frekuensi penerbangan bersama Kementerian Perhubungan serta pihak terkait lainnya.

Corporate Communication Strategist Lion Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, delapan kota yang disiapkan menjadi tujuan penerbangan Super Air Jet meliputi Denpasar (Bali), Makassar, Balikpapan, Pontianak, Batam, Pekanbaru, Padang, dan Kualanamu.

“Super Air Jet sedang mempersiapkan rute-rute favorit yang dinantikan oleh berbagai kalangan. Ada delapan kota yang rencananya akan dihubungkan melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung,” kata Danang Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, frekuensi penerbangan untuk delapan rute tersebut masih dalam pembahasan. Jdwal oprasional akan disesuaikan dengan minat serta tren permintaan pasar di masing-masing kota tujuan.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

“Saat ini kami sedang mempersiapkan perizinannya. Untuk frekuensi penerbangan, kami akan menyesuaikan dengan minat dan tren permintaan pasar di masing-masing kota tersebut,” katanya.

Danang menjelaskan, penentuan jadwal dan frekuensi penerbangan masih di bahas secara internal bersama Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura, dan pihak-pihak terkait.

“Itu masih dalam proses pembahasan di internal kami bersama seluruh pihak terkait, seperti Kementerian Perhubungan, kemudian Angkasa Pura selaku pengelola bandar udara dan lain sebagainya,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya optimistis sejumlah rute memiliki potensi untuk dilayani setiap hari, terutama penerbangan Bandung–Bali yang dinilai memiliki permintaan pasar cukup tinggi.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

“Tentunya frekuensi penerbangan yang kami layani harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Contohnya, untuk Bandung–Bali kami optimistis bisa dilayani setiap hari,” ucapnya.

Selain Bandung–Bali, Danang meyakini rute-rute lainnya juga berpotensi beroperasi setiap hari. Pasalnya, jaringan penerbangan itu akan meningkatkan konektivitas antardaerah melalui penerbangan langsung maupun penerbangan transit ke berbagai kota di Indonesia.

“Untuk kota-kota lainnya, kami juga sangat optimistis dapat melayani penerbangan setiap hari karena rute yang kami rencanakan ini akan memberikan dua manfaat, yaitu penerbangan langsung dan penerbangan yang saling terhubung,” ujarnya.

Lebih lanjut Danang mengatakan, bahw jaringan tersebut akan mempermudah masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia menuju Bandung. Penumpang dari Penang dapat terhubung melalui Medan, sementara dari Manado, Ambon, Ternate hingga Jayapura dapat transit di Makassar. Begitu pula penumpang dari Kupang, Labuan Bajo, Lombok, Tambolaka, dan Waingapu dapat melanjutkan perjalanan ke Bandung melalui Bali.

Sementara itu, untuk rute di luar delapan kota tersebut, termasuk Surabaya, Lion Group masih melakukan kajian pasar.

Kustiwa Adinata Wakili JAMTANI di Dewan AOI Nasional, Dorong Penguatan Pertanian Organik di Pangandaran

“Untuk kota-kota lain di luar 10 kota ini masih dalam tahap kajian. Kami ingin melibatkan masyarakat di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya maupun kota-kota lain untuk mengetahui rute mana yang paling dibutuhkan,” ungkapnya.

Terkait tarif, Danang mengatakan harga tiket Super Air Jet masih dihitung dengan mempertimbangkan berbagai komponen biaya operasional, termasuk bahan bakar pesawat.

Sementara itu, untuk Wings Air, tiket rute Bandung–Lampung dibandrol mulai sekitar Rp1,2 juta, sedangkan rute Bandung–Palembang mulai sekitar Rp1,5 juta.

“Bandung–Palembang dengan durasi penerbangan sekitar 1 jam 50 menit, tarifnya mulai dari sekitar Rp1,5 juta.
Sedangkan untuk Bandung–Lampung, dengan durasi penerbangan sekitar 1 jam 30 menit, tarifnya mulai dari Rp1,2 juta,” pungkasnya.

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *