Hukum Dan Kriminal Jawa Barat Sumedang
Home » Berita » Kasus Pria Tewas Usai Disekap di Sumedang, Polisi Tangkap Sejumlah Orang

Kasus Pria Tewas Usai Disekap di Sumedang, Polisi Tangkap Sejumlah Orang

Korban Penyekapan

SUMEDANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang Polda Jawa Barat, telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang mengakibatkan seorang pria berinisial H (46) asal Bandung meninggal dunia, di kawasan Bundaran Alam Sari, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma’ruffi mengatakan, pengungkapan perkara tersebut dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi terkait peristiwa yang menimpa korban.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa mengamankan, namun untuk identitas lengkapnya nanti saat press rilis ya,” kata Reza saat ditemui di Mapolres Sumedang, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, hingga saat ini penyidik telah meminta keterangan dari 15 orang saksi. Pemeriksaan tersebut masih terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti keterlibatan masing-masing orang dalam perkara tersebut.

“Kita sudah memeriksa 15 orang saksi, masih kita dalami apa peran masing-masing siapa yang jadi saksi siapa yang jadi pelaku,” katanya.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Reza menjelaskan, beberapa orang yang diduga terlibat sempat melarikan diri ke wilayah Jakarta Utara di Priuk setelah kejadian. Polisi kemudian berhasil mengamankan mereka di kawasan tersebut.

“Setelah kejadian yang bersangkutan langsung kabur ke sana. Alhamdulillah kita sudah bisa amankan,” ujarnya.

Kendati demikian, polisi belum membeberkan motif di balik penyekapan dan penganiayaan tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan latar belakang kejadian serta peran masing-masing pihak.

AKBP REZA MA’RUFFI Kapolres Sumedang

Reza meminta agar masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum proses penyelidikan dan penyidikan selesai dilakukan. Polisi juga masih mendalami alibi dari pihak-pihak yang telah diperiksa.

“Untuk motif masih kita pelajari. Jangan sampai nanti ada persepsi-persepsi lain. Masing-masing punya alibi, nanti dalam lidik lebih lanjut akan kita kembangkan,” katanya.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Adapun kronologi lengkap kejadian serta identitas para pelaku belum disampaikan kepada publik. Polisi menyatakan informasi lebih lengkap akan disampaikan dalam konferensi pers berikutnya setelah proses pemeriksaan dan pendalaman perkara rampung.

“Kronologisnya juga belum, nanti kita sampaikan di kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

diberitakan sebelumnya, pria berinisial H (46) meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan. H diduga disekap dan dianiaya oleh sejumlah orang, di kawasan Bundaran Alam Sari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian itu sempat menghebohkan warga sekitar di lokasi kejadian.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah Sumedang, untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Korban dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) pagi

Pasca kejadian, lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya peristiwa tersebut masih dipasangi garis polisi pada Minggu (9/8/2026). Sementara itu, jenazah korban penyekapan dan penganiayaan yang diketahui merupakan warga Bandung, telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipadung, Kelurahan Kota Kaler. Sebelumnya, korban menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.

Kustiwa Adinata Wakili JAMTANI di Dewan AOI Nasional, Dorong Penguatan Pertanian Organik di Pangandaran

(BOBBY)

SHOTLIEST :

.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *