Pangandaran, garudajabar.tv – Beragam kreasi unik yang mengangkat budaya, alam, dan potensi lokal mewarnai gelaran Icon Carnival Pangandaran 2026 di kawasan Pangandaran Sunset, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.
Icon Carnival Pangandaran 2026 diikuti peserta dari berbagai unsur, mulai dari desa, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga kategori umum. Para peserta menampilkan beragam kreasi visual yang merepresentasikan identitas dan potensi daerah.
Sejumlah kreasi yang ditampilkan antara lain bunga matahari, pakaian khas Sunda, tema konservasi penyu, hingga replika kuda dan berbagai bentuk karya unik lainnya. Beragam penampilan tersebut menjadi wujud kreativitas peserta dalam mengemas kekayaan lokal melalui kostum dan ornamen visual.
Kegiatan itu disaksikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Wakil Bupati Ino Darsono, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.
Satu per satu peserta menampilkan hasil kreativitas mereka di hadapan para tamu undangan. Setiap penampilan tidak hanya menjadi ajang unjuk kreasi, tetapi juga sarana memperkenalkan identitas, gagasan, serta potensi yang dimiliki Kabupaten Pangandaran.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengapresiasi panitia dan seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Icon Carnival Pangandaran 2026.
Menurut Citra, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas melalui karya yang mengangkat karakter dan kekhasan Pangandaran.
“Tentu, kegiatan ini menjadi ruang untuk menampilkan ide, gagasan, dan kreativitas masyarakat yang dikemas melalui berbagai kreasi khas daerah,” ujar Citra dalam sambutannya.
Ia menilai, kreativitas masyarakat dapat menjadi salah satu daya tarik dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Pangandaran. Potensi pariwisata, kata dia, tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga ditunjang kekayaan budaya, karakter masyarakat, serta inovasi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Melalui kegiatan ini, potensi daerah tidak hanya diperkenalkan lewat keindahan alam, tetapi juga melalui kekayaan budaya, karakter masyarakat, serta ide-ide kreatif yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan,” katanya.
Citra berharap, keterlibatan peserta dari berbagai unsur dapat mendorong lahirnya inovasi dalam promosi pariwisata sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Pangandaran.
“Dengan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, kita harap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya inovasi dalam promosi pariwisata,” ucapnya.
Melalui Icon Carnival Pangandaran 2026, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus mengembangkan kreativitas berbasis potensi lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan karakter daerah kepada masyarakat luas dalam rangkaian Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.


Komentar