Bandung Raya Infrastruktur Jawa Barat
Home » Berita » Dishub Kota Bandung Pastikan Jalan Ahmad Yani Tak Jadi Satu Arah, BRT Koridor Cicadas Tetap Dibangun

Dishub Kota Bandung Pastikan Jalan Ahmad Yani Tak Jadi Satu Arah, BRT Koridor Cicadas Tetap Dibangun

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memastikan tidak ada perubahan besar terhadap rekayasa lalu lintas di Jalan Ahmad Yani. Ruas jalan tersebut tidak akan diubah menjadi jalur satu arah secara keseluruhan.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, pengaturan arus kendaraan yang diterapkan saat ini masih dinilai sesuai dengan kebutuhan lalu lintas. Perubahan hanya dilakukan pada titik yang sebelumnya memang telah direncanakan.

“Yang sejalur hanya itu saja, dari Jalan Jakarta ke kanan. Yang sudah existing sekarang saja, tidak ada perubahan,” kata Rasdian Selasa (28/7/2026).

Rasdian menjelaskan, kendaraan dari arah Simpang Lima menuju kawasan timur Kota Bandung masih dapat melintas seperti biasa. Begitu pula kendaraan dari arah Cibiru menuju Ujungberung hingga Jatinangor yang tetap mengikuti pola rekayasa lalu lintas yang telah berjalan.

Selain itu, Pemkot Bandung terus melanjutkan pembangunan infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT), khususnya di koridor Cicadas. Saat ini, pembangunan difokuskan pada halte yang menjadi salah satu fasilitas pendukung operasional layanan BRT.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

“On koridornya baru halte-haltenya saja. Memang sudah dibangun dan timelinenya harus selesai tahun ini,” jelasnya.

Meski pembangunan telah berjalan, pihaknya belum dapat memastikan persentase progres fisik proyek karna masih menunggu laporan terbaru dari pelaksana pekerjaan.

Menurutnya, laporan perkembangan pembangunan biasanya disampaikan setiap akhir bulan.

“Informasi terakhir biasanya laporan bulanan disampaikan ke kami. Kemungkinan akhir bulan ini atau awal bulan depan sudah ada laporan progresnya berapa persen,” katanya.

Rasdian menambahkan, pembangunan halte tersebut merupakan bagian dari persiapan operasional layanan BRT di Kota Bandung. Pemkot Bandung menargetkan pembangunan dapat rampung sesuai jadwal sehingga pengembangan layanan transportasi massal di koridor Cicadas dapat segera dilanjutkan.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *