PANGANDARAN – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pangandaran resmi memulai babak baru kepengurusan melalui prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat. Momentum tersebut menjadi awal komitmen organisasi dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Ketua Umum BPC HIPMI Pangandaran Cinky priyanto optimis terhadap masa depan organisasi dan Ia mengisahkan perjalanan hidupnya yang merantau sejak lulus SMA pada 2007 sebelum akhirnya kembali ke Pangandaran pada 2019–2020 untuk mengabdikan diri di kampung halaman.
Menurut Cinky, kepulangannya tidak terlepas dari dorongan Ketua Dewan Pembina HIPMI Pangandaran saat itu, Mantum Shena, yang mengajaknya bergabung dan aktif di HIPMI. Dari proses tersebut, ia akhirnya dipercaya memimpin organisasi pengusaha muda di Kabupaten Pangandaran.
“Hidup memang sering punya cara sendiri untuk membawa seseorang kembali pulang. Kadang merantau adalah cara Tuhan mempersiapkan kita agar suatu hari bisa kembali dengan membawa sesuatu untuk diberikan,” ujarnya di hadapan Bupati Pangandaran beserta para tamu undangan dalam sambutannya.
Menghadapi tantangan dunia usaha yang terus berkembang, kepengurusan baru BPC HIPMI Pangandaran mengusung tiga pilar utama sebagai arah gerak organisasi, yakni inklusif, adaptif, dan kolaboratif.
Pada aspek inklusif, HIPMI berkomitmen menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha tanpa membedakan skala maupun bidang usaha, mulai dari UMKM, perdagangan, pariwisata, teknologi, pertanian, perikanan, hingga sektor industri.
Pada aspek adaptif, HIPMI ingin menjadi ruang belajar bagi para anggotanya agar mampu meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta beradaptasi dengan perubahan dunia usaha yang semakin dinamis.
Sementara pada aspek kolaboratif, organisasi bertekad memperkuat sinergi antaranggota, membangun kemitraan dengan pemerintah, serta membuka ruang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan bahwa HIPMI Pangandaran tidak ingin hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah. Sebaliknya, organisasi siap mengambil peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah.
Tentunya, HIPMI siap membantu memperluas jaringan investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“HIPMI ingin menjadi mitra strategis pembangunan Pangandaran. Ketika pemerintah membutuhkan investor, kami siap membantu membuka jaringan. Ketika pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan, HIPMI siap ikut menciptakan peluang,” tegasnya.
Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi bersama HIPMI dalam merumuskan berbagai program pembangunan yang berdampak bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Ketua Umum Cinky, mengajak seluruh pengurus dan anggota HIPMI untuk memperkuat solidaritas, menghilangkan persaingan yang tidak sehat, serta mengedepankan semangat kebermanfaatan dalam berorganisasi.
Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari program kerja atau simbol yang dimiliki, tetapi dari kualitas sumber daya manusia yang tumbuh dan berkembang di dalamnya.
“Kemajuan Pangandaran bukan sesuatu yang kita tunggu. Kemajuan Pangandaran adalah sesuatu yang kita bangun. Dan HIPMI adalah rumah tempat para pengusaha bertumbuh untuk mewujudkannya,” pungkasnya.
Sambutan tersebut ditutup dengan pekikan semangat, “Salam Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha, HIPMI JAYA!”, yang disambut antusias oleh seluruh peserta pelantikan.
(Eris Riswana)


Komentar