Bandung Raya Gaya Hidup Jawa Barat
Home » Berita » Bandung Jadi Panggung Sinema Dunia, 207 Film dari 69 Negara Siap Diputar

Bandung Jadi Panggung Sinema Dunia, 207 Film dari 69 Negara Siap Diputar

Kota Bandung bakal menjadi panggung perayaan sinema dunia melalui Bandung World Cinema (BWC). Festival yang merupakan ekstensi dari Jakarta World Cinema (JWC) ini menghadirkan 207 film dari 69 negara, termasuk 120 karya peraih penghargaan dari berbagai festival film bergengsi dunia. (GarudaJabar.tv/Mugni)

Bandung, garudajabar.tv – Kota Bandung bakal menjadi panggung perayaan sinema dunia melalui Bandung World Cinema (BWC). Festival yang merupakan ekstensi dari Jakarta World Cinema (JWC) ini menghadirkan 207 film dari 69 negara, termasuk 120 karya peraih penghargaan dari berbagai festival film bergengsi dunia.

Sejumlah film yang masuk dalam lineup BWC di antaranya Fjord karya Cristian Mungiu, Minotaur karya Andrey Zvyagintsev, All of a Sudden karya Ryūsuke Hamaguchi, The Debut karya Jesse Eisenberg, Naza karya Yuval Abraham dan Rachel Szor, serta Woman Unknown karya May el-Toukhy.

Rangkaian festival akan ditutup dengan pemutaran film horor terbaru Inherit karya sineas Thailand, Banjong Pisanthanakun.

BWC digelar secara hybrid. Pemutaran daring melalui KlikFilm berlangsung 31 Oktober-21 November 2026, sedangkan pemutaran luring digelar selama delapan hari pada 14-21 November 2026 di CGV Paris Van Java, Bandung.

Festival ini merupakan kolaborasi The Panasdalam Pictures, CGV dan Pemerintah Kota Bandung, dengan dukungan KlikFilm.

Dampak Penutupan Galian C di Majalengka , Sopir Truk Berburu Pasir Ke Kabupaten Lain

Tak hanya pemutaran film, BWC juga menghadirkan program edukasi In Conversation With pada 15-19 November 2026. Program ini mempertemukan pelaku perfilman dengan sineas muda, mahasiswa, dan komunitas film untuk membahas proses kreatif hingga perkembangan industri perfilman.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik kehadiran BWC sebagai bagian dari penguatan ekosistem kreatif di Kota Bandung.

“Pemerintah Kota Bandung menyambut dengan sangat bangga kehadiran edisi perdana Bandung World Cinema. Kota ini selalu menjadi rahim bagi kreativitas, inovasi, dan komunitas seni yang kuat,” kata Farhan di Pendopo Jalan Dalem Kaim Kota Bandung Senin (5/10/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat posisi Bandung sebagai episentrum industri kreatif dan budaya di Indonesia, tetapi juga memberikan ruang bagi ekosistem perfilman lokal untuk berinteraksi dan mendapatkan inspirasi dari karya-karya dunia.

Puncak perayaan BWC akan berlangsung pada 21 November 2026 melalui Open Air Cinema di Taman Balai Kota Bandung.

Mq Iswara tantang IKA Unpad jabar genjot IPM dan mitigasi bencana

Layar tancap tersebut akan menampilkan kompilasi film pendek karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung. BWC juga akan memutar film klasik restorasi Lewat Djam Malam karya Usmar Ismail yang memiliki ikatan sejarah dan kultural dengan Kota Bandung.

Pada kesempatan yang sama, Steering Committee BWC Pidi Baiq mengatakan, festival tersebut tidak sekadar menjadi ruang untuk menonton film, tetapi juga tempat berkumpulnya mahasiswa, pembuat film, komunitas, dan masyarakat umum.

“Bandung itu kota yang romantis, menyenangkan, dan punya ikatan batin yang kuat dengan seni bercerita. Lewat BWC dan kolaborasi bersama The Panasdalam Pictures, kita ingin merayakan semangat itu,” ujar Pidi.

Sementara itu, Executive Director BWC Frederica mengatakan kehadiran BWC merupakan upaya memperluas akses masyarakat terhadap film-film dunia.

“Bandung World Cinema adalah perpanjangan napas dari JWC, sekaligus wujud nyata dari komitmen kami bersama KlikFilm untuk mendemokratisasi akses terhadap world cinema,” katanya.

RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat Kenali Tanda Kegawatdaruratan, Kejang dan Penurunan Kesadaran

Informasi mengenai jadwal pemutaran lengkap dan penjualan tiket BWC akan diumumkan dalam waktu dekat.

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Menko Zulhas: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan

02

Konflik Agraria di Langkaplancar Picu Ketakutan Warga, Jeje Desak Pemerintah Segera Mediasi

03

Prameswari Galuh Luncurkan Batik ‘Cakra Galuh’ di Astana Gede Kawali

04

Tani Merdeka Jabar Somasi Kadis Pertanian Indramayu, Diduga Cemarkan Nama Organisasi

05

Puluhan Perajin di Ciamis Sulap Daun Pandan Jadi Produk Bernilai Ekspor, Libatkan Ibu Rumah Tangga hingga Remaja

Berita Terbaru