Bandung Raya Infrastruktur Jawa Barat
Home » Berita » 10 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikerik, DLH: Bisa Membahayakan hingga Mematikan Pohon

10 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikerik, DLH: Bisa Membahayakan hingga Mematikan Pohon

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung melakukan perawatan terhadap pohon yang mengalami pengerikan pada bagian batang di Jalan Pahlawan, Kota Bandung, Rabu (19/8/2026). Bagian batang yang terluka diberi cairan antijamur dan ditutup menggunakan karung untuk membantu melindungi pohon dari kerusakan lebih lanjut.

BANDUNG – Sebanyak 10 pohon di Jalan Pahlawan, Kota Bandung, terancam mati dan tumbang setelah bagian kulit batangnya dikerik atau dikelupas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyebut tindakan tersebut bukan bentuk perawatan, melainkan dapat merusak jaringan kambium yang berperan dalam pertumbuhan dan keberlangsungan hidup pohon.

Kepala DLH Kota Bandung Darto mengatakan pihaknya menemukan adanya pengerikan pada 10 pohon tersebut. Menurutnya, tindakan itu diduga dilakukan dengan tujuan merawat pohon. Namun, pengelupasan seluruh lapisan kulit batang justru dapat mengganggu jaringan kambium dan membuat kondisi pohon semakin membahayakan.

“Kemarin kita cek dan ternyata betul tindakan itu ada. Kemudian melibatkan 10 pohon. Jadi, itu ada upaya pengerikan yang tujuannya mungkin untuk merawat. Tetapi kalau kita lihat, itu bukan tindakan perawatan, tapi tindakan yang bisa membahayakan pohon, mematikan pohon juga,” ujar Darto.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, DLH Kota Bandung langsung melakukan perawatan terhadap pohon yang mengalami luka pada bagian batang. Petugas memberikan cairan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan membantu proses pemulihan. Bagian yang terluka kemudian ditutup menggunakan karung yang tetap memungkinkan batang bernapas.

“Nah, tadi kita sedang melakukan perawatan dengan cara membasuh dengan cairan-cairan yang bisa mencegah jamur dan merangsang tumbuhnya apa… akar atau kambium pohon. Tujuannya ke sana. Dikasih obat aktif yang bisa merangsang tumbuhnya pohon,” ujar Darto.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

DLH juga mengoleskan Antracol pada bagian batang yang terluka untuk mencegah pertumbuhan jamur. Setelah itu, batang dibalut menggunakan karung dan diikat dengan tali aren atau ijuk. Perawatan terhadap 10 pohon tersebut akan dilakukan secara intensif selama minimal tiga bulan untuk memantau perkembangan dan mencegah kerusakan semakin parah.

“Ada 10 pohon hari ini yang kita lakukan perawatan, dan mudah-mudahan kita akan melakukan perawatan secara intensif selama minimal 3 bulan,” ujar Darto.

Darto mengatakan pengerikan pada batang dapat membuat pohon perlahan mengering dan berpotensi tumbang apabila tidak segera ditangani. Sementara itu, pihak yang melakukan tindakan tersebut masih dalam pencarian dan motifnya belum diketahui. DLH mengimbau masyarakat tidak melakukan pengerikan serupa dan segera melaporkan jika menemukan kejadian yang sama.

“Pelakunya sedang kita cari, dan kita belum menemukan. Tapi intinya adalah tindakan ini adalah tindakan yang tidak baik, karenanya siapa pun tidak boleh melakukan tindakan yang sama di mana pun, apalagi ini di Kota Bandung,” ujar Darto.

 

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

(RIRI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *