Infrastruktur Jawa Barat Pangandaran
Home » Berita » Jeje Wiradinata : Rakyat Butuh Air Bersih Bukan Pesta

Jeje Wiradinata : Rakyat Butuh Air Bersih Bukan Pesta

Pangandaran, garudajabar.tv – Mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menyoroti kondisi ketersediaan air bersih di Kabupaten Pangandaran di tengah ancaman kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2026.

Sorotan tersebut disampaikan Jeje melalui sebuah pesan yang beredar menjelang peringatan Milangkala atau hari jadi ke-14 Kabupaten Pangandaran. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan pasokan air bersih perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat air merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam pesannya, Jeje mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauannya, pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mulai mengalami kekurangan. Kondisi itu dinilainya menjadi indikasi adanya persoalan serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Pantauan saya PDAM juga mulai kekurangan air. Artinya suplai air bersih terbatas dan info kemarau sampai November atau Desember,” tulis Jeje.

Ia menegaskan, keterbatasan pasokan air bersih di tengah ancaman kemarau panjang tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

“Ini namanya KRISIS,” tegasnya.

Selain menyoroti persoalan air bersih, Jeje juga mempertanyakan pelaksanaan kegiatan perayaan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran di tengah kondisi tersebut.

“Terus kenapa harus ada PESTA,” tulisnya.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan perlunya evaluasi terhadap skala dan prioritas kegiatan peringatan hari jadi daerah, terutama ketika masyarakat dihadapkan pada potensi persoalan pemenuhan kebutuhan dasar.

Di tengah ancaman kemarau panjang, ketersediaan air bersih menjadi salah satu aspek penting yang membutuhkan perhatian dan langkah antisipatif dari pemerintah daerah. Upaya memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dinilai perlu berjalan seiring dengan pelaksanaan agenda peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Sorotan Jeje pun memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kemarau, khususnya terkait ketersediaan dan distribusi air bersih, serta bagaimana penentuan prioritas anggaran dan kegiatan perayaan di tengah situasi tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengenai tanggapan atas pernyataan Jeje maupun langkah konkret yang disiapkan untuk mengantisipasi potensi kekurangan air bersih selama musim kemarau.

Keterangan lebih lanjut dari pemerintah daerah dan pihak pengelola layanan air bersih diperlukan untuk memberikan gambaran utuh mengenai kondisi pasokan air saat ini, wilayah yang berpotensi terdampak, serta langkah penanganan yang telah dan akan dilakukan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *