Health & Fitness Jawa Barat Pangandaran
Home » Berita » Jangan Tunggu Gigi Anak Sakit, RSUD Pandega Ingatkan Pentingnya Perawatan Sejak Dini

Jangan Tunggu Gigi Anak Sakit, RSUD Pandega Ingatkan Pentingnya Perawatan Sejak Dini

Pangandaran, garudajabar.tv – Kesehatan gigi anak perlu mendapat perhatian sejak dini. Tidak hanya gigi orang dewasa, kondisi gigi susu juga berperan penting dalam menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Pesan tersebut disampaikan RSUD Pandega Pangandaran melalui edukasi kesehatan yang dibagikan di akun Instagram resminya.

Dalam unggahan tersebut, RSUD Pandega mengingatkan para orang tua agar tidak menunggu hingga gigi anak berlubang atau menimbulkan rasa sakit sebelum memeriksakannya.

“Gigi anak harus dirawat sejak dini,” menjadi pesan utama dalam edukasi tersebut.

RSUD Pandega menjelaskan, gigi susu yang mengalami kerusakan dapat menimbulkan sejumlah masalah. Di antaranya nyeri dan infeksi, kesulitan makan dan berbicara, hingga berpotensi mengganggu pertumbuhan gigi tetap.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Karena itu, pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin dinilai penting dilakukan untuk memastikan kondisi gigi dan mulut anak tetap terjaga.

Dalam edukasinya, RSUD Pandega juga mengajak orang tua membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi anak sejak kecil. Perawatan tidak seharusnya baru dilakukan ketika anak mengeluhkan sakit.

Orang tua memiliki peran penting dalam membiasakan anak menjaga kebersihan gigi dan mulut serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

RSUD Pandega Pangandaran melalui pesan edukasi tersebut berharap kesadaran terhadap kesehatan gigi anak semakin meningkat. Dengan perawatan sejak dini, berbagai gangguan akibat kerusakan gigi dapat dicegah dan kesehatan gigi anak hingga masa pertumbuhan gigi tetap dapat lebih terjaga.

“Jangan tunggu sampai gigi berlubang atau terasa sakit. Yuk ajak si kecil rutin memeriksakan kesehatan giginya!”

Kustiwa Adinata Wakili JAMTANI di Dewan AOI Nasional, Dorong Penguatan Pertanian Organik di Pangandaran

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *