Ciamis, garudajabar.tv – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026), berlangsung berbeda dari biasanya. Bukan hanya makanan bergizi yang menarik perhatian siswa, tetapi kehadiran maskot ayam PSGC Ciamis yang ikut mengantarkan ompreng MBG ke sekolah.
Maskot klub sepak bola kebanggaan masyarakat Ciamis tersebut hadir dalam penyaluran MBG yang dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciamis 05 Dapur Wick’s.
Kehadiran sosok ayam berukuran besar itu langsung mengundang perhatian para siswa. Suasana sekolah pun berubah meriah dengan gelak tawa dan antusiasme anak-anak yang ingin melihat lebih dekat hingga berswafoto bersama maskot PSGC.
Maskot ayam tersebut berkeliling ke sejumlah sekolah sembari membawa ompreng berisi makanan MBG untuk para siswa.
Mitra SPPG Ciamis 05 Dapur Wick’s, Wikky Hendawan, mengatakan kehadiran maskot PSGC sengaja dikemas untuk memberikan pengalaman berbeda kepada anak-anak sekaligus memperkenalkan klub sepak bola daerah kepada generasi muda.
“Konsepnya ini kita memperkenalkan maskot dan memasyarakatkan PSGC Ciamis, apalagi tanggal 19 September besok PSGC akan berlaga di kandang,” ujar Wikky.
Menurutnya, konsep tersebut semakin menarik karena maskot PSGC berbentuk ayam, sementara menu makanan berbahan ayam menjadi salah satu makanan yang disukai anak-anak.
“Kebetulan sekali maskot PSGC ini ayam, dan menu berbahan ayam adalah yang paling disukai oleh anak-anak. Jadi reaksinya sangat nyambung,” katanya.
Kehadiran maskot PSGC juga mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala Madrasah Ibtidaiyah Benteng, Ujang Suryaman, mengatakan para siswa terlihat sangat antusias ketika melihat maskot ayam tersebut.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi pengalaman baru bagi para siswa sekaligus memperkenalkan ikon PSGC Ciamis kepada anak-anak sejak usia sekolah.
“Mereka melihat boneka ayam sangat antusias banget. Hal unik seperti ini baru pertama kali,” ungkap Ujang.
Selain memperkenalkan PSGC, pihak sekolah juga berharap kreativitas dalam penyajian program MBG terus dikembangkan agar anak-anak semakin tertarik mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sayuran.
“Pihak sekolah juga menyarankan kepada pihak dapur untuk membuat iklan agar anak hobi makan sayuran,” tambahnya.
Penggunaan maskot dalam penyaluran MBG dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih menyenangkan bagi siswa. Program makan bergizi pun tidak sekadar menjadi kegiatan pembagian makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang membuat anak-anak lebih antusias saat menerima dan menyantap makanan mereka.
SPPG Ciamis 05 Dapur Wick’s menyatakan akan terus mengembangkan variasi menu bergizi yang sesuai dengan selera anak-anak. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat siswa mengonsumsi makanan bergizi sehingga pelaksanaan program MBG dapat berjalan optimal.
(Bieboy)


Komentar