Bandung Raya Jawa Barat
Home » Berita » September, Pemkot Bandung Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Dapat Honeymoon Hotel Berbintang

September, Pemkot Bandung Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Dapat Honeymoon Hotel Berbintang

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali akan menggelar program nikah massal gratis pada September 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung. -Ist- (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali akan menggelar program nikah massal gratis pada September 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung.

Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Eric Mohamad Atthauriq mengatakan, program nikah massal berawal dari gagasan untuk mengoptimalkan berbagai layanan yang tersedia di MPP.

Saat ini, MPP Kota Bandung memiliki 32 tenant dengan 314 jenis layanan. Di antaranya layanan Kantor Urusan Agama (KUA), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Pengadilan.

“Jadi, kegiatan nikah massal itu sebetulnya adalah sebuah ide atau gagasan awal dalam rangka mengoptimalkan fungsi dan peran Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Bandung,” kata Eric Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, Pemkot Bandung sejak tahun lalu juga telah menyediakan Balai Nikah di MPP. Fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat muslim, tetapi juga masyarakat nonmuslim, khususnya umat Kristen, melalui layanan pencatatan sipil.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

“Kalau muslim akad nikahnya di Balai Nikah sekaligus resepsi kecil-kecilan. Sedangkan nonmuslim untuk pencatatan sipil,” katanya.

Menurutnya, program nikah massal sengaja dibuat agar masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan layanan pernikahan yang tersedia di MPP.

“Kalau kita hanya membuat sosialisasi biasa atau surat edaran, kan kurang menggigit. Makanya tahun kemarin kita gagas bersama Disdukcapil dan Kementerian Agama untuk melaksanakan nikah massal sekaligus pencatatan sipil,” ujarnya.

Tahun ini, nikah massal kembali digelar pada September. Para peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas secara gratis, mulai dari tempat pelaksanaan, layanan KUA, buku nikah, hingga dokumen kependudukan berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) baru.

Seperti pelaksanaan tahun sebelumnya, salah satu saksi dalam prosesi pernikahan juga direncanakan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Menariknya, Pemkot Bandung juga menyiapkan fasilitas bulan madu atau honeymoon bagi pasangan peserta nikah massal.

Eric mengatakan, fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Riung Priangan, asosiasi perhotelan di Kota Bandung.

“Khusus nikah massal di tempat kami, kita bekerja sama dengan Riung Priangan, asosiasi perhotelan di Kota Bandung. Mereka menyiapkan satu kamar untuk satu pasangan berbulan madu di hotel berbintang di Kota Bandung,” ucapnya.

Untuk sementara, fasilitas honeymoon ditargetkan diberikan kepada 10 pasangan. Namun, jumlah tersebut masih dalam tahap pengupayaan karena menyesuaikan kapasitas pelaksanaan kegiatan.

“Sekarang masih diupayakan 10 pasang dulu karena kapasitas tempat kita terbatas,” katanya.

Kustiwa Adinata Wakili JAMTANI di Dewan AOI Nasional, Dorong Penguatan Pertanian Organik di Pangandaran

Selain asosiasi perhotelan, Pemkot Bandung juga menggandeng Baznas dan pelaku usaha katering dalam pelaksanaan program tersebut.

Eric menjelaskan, sasaran peserta nikah massal juga masih dalam tahap inventarisasi. Awalnya, program tersebut dirancang untuk penyandang disabilitas, namun kini masih dikaji apakah akan diperluas bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau masyarakat umum.

“Kita masih menginventarisasi. Tadinya gagasannya untuk disabilitas, tetapi kita lihat perkembangannya apakah khusus disabilitas, MBR, atau umum,” jelasnya.

Untuk sementara, kuota ditetapkan sebanyak 10 pasangan warga Kota Bandung yang akan mengikuti pendaftaran secara daring.

Eric memastikan seluruh fasilitas yang disiapkan dalam program tersebut diberikan secara gratis.

“Fasilitasnya gratis, mulai dari pernikahan, tempat, KUA, dokumen KTP dan KK baru, honeymoon, dan mudah-mudahan sampai maharnya,” pungkasnya.

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *