Bandung Raya Inspirasi Jawa Barat
Home » Berita » Sambut HUT ke-81 RI, Warga Cikutra Bandung Sulap Jalan 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih

Sambut HUT ke-81 RI, Warga Cikutra Bandung Sulap Jalan 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih

Warga RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung Sulap Jalan Sepanjang 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ditunjukkan warga RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

Warga bersama pengurus RW dan RT bergotong royong membuat Terowongan Merah Putih di sepanjang Jalan Haji Syahroni. Hiasan bernuansa merah putih tersebut membentang hingga sekitar 180 meter.

Ketua RW 03 Kelurahan Cikutra, Ahmad Sholihin mengatakan, pembuatan Terowongan Merah Putih merupakan hasil gotong royong warga dari RT 01 hingga RT 06.

Menurutnya, gagasan membuat jalur bernuansa terowongan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu. Namun, baru tahun ini rencana itu dapat direalisasikan.

“Saya beserta para pengurus RW, pengurus RT, dan semua bidang yang terkait di kewilayahan serta warga yang berantusias. Warga pun sudah memberikan partisipasi dengan tenaga, pikiran, bahkan finansial juga,” kata Ahmad saat ditemui dilokasi Jumat (14/8/2026).

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Ahmad menyebut, proses pembuatan Terowongan Merah Putih berlangsung hampir satu bulan, mulai 15 Juli hingga selesai.

“Alhamdulillah, di RW 03 dari RT 1 sampai RT 06 bersinergi. Bisa terlaksana dengan pembuatan bendera merah putih sepanjang 180 meter untuk menyambut HUT ke-81 RI,” katanya.

Ahmad mengungkapkan, untuk pembiayaan seluruhnya berasal dari gotong royong warga dan jajaran pengurus. Total biaya yang dikeluarkan dari RT 01 hingga RT 06 mencapai sekitar Rp11 juta.

“Dari RT 1 sampai RT 6 itu kurang lebih Rp11 juta yang dikeluarkan, baik dari jajaran, terutama para pelaku-pelaku yang membuat bendera di sini. Warga pun memberikan donasi dengan menyambut kemerdekaan,” ungkapnya.

Ahmad berharap, semangat gotong royong dan antusiasme warga dalam menyambut kemerdekaan mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya di tingkat kelurahan dan kecamatan.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

“Harapan saya dengan kondisi seperti ini, baik pemerintahan terkecil, khususnya kelurahan ataupun kecamatan, bisa melihat aspirasi warga yang berantusias menyambut 17 Agustus yang ke-81,” pungkasnya.

 

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *