Jawa Barat Olahraga Pangandaran
Home » Berita » Dua Kuda Pacu Terjual Rp1,5 Miliar, Kejurnas Indonesia Derby Dongkrak Industri Pacuan Nasional

Dua Kuda Pacu Terjual Rp1,5 Miliar, Kejurnas Indonesia Derby Dongkrak Industri Pacuan Nasional

Kejuaraan Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Seri 1 Indonesia Derby 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa, Kabupaten Pangandaran, tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong geliat ekonomi dan pariwisata daerah.

PANGANDARAN – Ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby 2026 tidak hanya menjadi arena adu cepat kuda terbaik dari berbagai daerah, tetapi juga memberikan dampak terhadap industri pacuan kuda nasional. Bahkan, dua ekor kuda yang lolos ke babak final dilaporkan terjual dengan harga mencapai Rp1,5 miliar per ekor.

Ketua Komisi Pacu PP Pordasi, Munawir, mengatakan kejuaraan yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa, Kabupaten Pangandaran, merupakan bagian dari kalender Indonesia’s Horse Racing 2026 yang diselenggarakan Sarga.co bekerja sama dengan PB Pordasi. Menurutnya, kejuaraan berkelanjutan menjadi upaya untuk mengembangkan potensi pacuan kuda nasional sekaligus meningkatkan kualitas peternakan kuda di Indonesia.

“Kejuaraan ini merupakan bagian dari kalender Indonesia’s Horse Racing 2026 yang dipromosikan oleh Sarga.co bekerja sama dengan PB Pordasi. Bukan hanya untuk melestarikan, tetapi juga mengembangkan potensi pacuan kuda nasional,” ujar Munawir.

Munawir mengungkapkan, tingginya kualitas kuda yang berlaga dalam kejuaraan tersebut turut meningkatkan nilai ekonominya. Setelah babak penyisihan, dua ekor kuda yang berhasil lolos ke final langsung terjual dengan harga Rp1,5 miliar per ekor.

“Setelah babak penyisihan, ada dua ekor kuda yang masuk final dan terjual dengan harga Rp1,5 miliar per ekor. Ini menjadi penyemangat bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas kuda pacu nasional,” ujar Munawir.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Selain berdampak pada industri pacuan kuda, penyelenggaraan IHR Kejurnas Seri 1 Indonesia Derby 2026 juga membawa manfaat bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Ribuan penonton memadati arena pacuan yang berada di kawasan pesisir Pangandaran sehingga turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tokoh masyarakat Pangandaran, Susi Pudjiastuti, menilai antusiasme pengunjung tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, ramainya penonton memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Saya menghitung dari tahun kemarin, tahun ini pengunjung hampir dua kali lipat. Pasti ada geliat ekonomi, UMKM juga ikut berjalan,” ujar Susi Pudjiastuti.

Susi juga berharap kejuaraan pacuan kuda dapat digelar lebih dari sekali dalam setahun. Menurutnya, Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa memiliki panorama yang menjadi daya tarik tersendiri dan berpotensi memperkuat Pangandaran sebagai destinasi sport tourism nasional.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *