Bandung Raya Infrastruktur Jawa Barat
Home » Berita » Farhan Targetkan Kebun Binatang Bandung Dibuka Akhir Tahun 2026

Farhan Targetkan Kebun Binatang Bandung Dibuka Akhir Tahun 2026

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan Kebun Binatang Bandung dapat kembali dibuka untuk masyarakat pada akhir tahun 2026. (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan Kebun Binatang Bandung dapat kembali dibuka untuk masyarakat pada akhir tahun 2026. Saat ini, proses kerja sama dengan Fauna Land sebagai pengelola baru telah memasuki tahap akhir sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Farhan mengatakan, draf PKS telah diserahkan kepada notaris untuk dijadikan dokumen resmi. Setelah itu, dokumen akan menjalani peninjauan akhir oleh Sekretariat Daerah Kota Bandung dan tim legal dari masing-masing pihak sebelum ditandatangani.

“Saat ini draft perjanjian sudah masuk ke notaris untuk dijadikan sebagai dokumen perjanjian resmi. Setelah itu akan direview terakhir oleh Sekretariat Daerah dan legal masing-masing. Mudah-mudahan Senin depan sudah bisa tanda tangan,” kata Farhan Sabtu (25/7/2026).

Setelah PKS ditandatangani, Fauna Land memiliki dua kewajiban utama, yakni mengajukan izin baru untuk konservasi ex situ di lokasi Kebun Binatang Bandung serta menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Kedua izin tersebut menjadi syarat sebelum kebun binatang kembali beroperasi dan menerima pengunjung.

“Fauna Land punya dua kewajiban. Pertama mengajukan izin baru untuk konservasi ex situ di lokasi yang sekarang. Kedua mengajukan izin baru AMDAL. Dengan dua izin ini, apabila keluar, maka Fauna Land berhak membuka operasi untuk menerima pengunjung dan lain-lain,”  katanya.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Meski proses perizinan diperkirakan memakan waktu beberapa bulan, Fauna Land tetap diperbolehkan memulai pembenahan infrastruktur di kawasan kebun binatang.

“Tetapi sambil menunggu itu semuanya, karena lumayan makan waktu berbulan-bulan, maka akan diperbolehkan untuk mulai melakukan pembenahan infrastruktur,” ucapnya.

Farhan berharap seluruh tahapan perizinan dapat selesai sehingga Kebun Binatang Bandung bisa kembali beroperasi pada akhir tahun. Namun, iq mengakui proses penyusunan AMDAL menjadi tantangan tersendiri karena kawasan kebun binatang berbatasan langsung dengan permukiman padat penduduk.

“Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa dibuka. Yang membuat AMDAL berat adalah perbatasan dengan pemukiman rumah warga. Kita harus memastikan tidak ada penyakit manusia masuk ke hewan dan tidak ada penyakit hewan masuk ke manusia. Drainase, pengolahan sampah, itu banyak teknisnya,” jelasnya.

Selain pembenahan fasilitas, Farhan meminta Fauna Land menunjukan komitmen terhadap upaya konservasi melalui program pelepasliaran satwa.

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

“Saya akan memastikan bahwa Fauna Land harus melakukan lepas liar. Mereka harus berjanji kepada saya kapan, hewan apa, dan di mana pelepasliaran nya dilakukan,” pungkasnya.

 

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *