Bandung Raya Jawa Barat
Home » Berita » Ratusan Mesin Parkir di Bandung Rusak, Dishub Siapkan Sistem Pembayaran QRIS

Ratusan Mesin Parkir di Bandung Rusak, Dishub Siapkan Sistem Pembayaran QRIS

Ratusan Mesin Parkir Yang Tersebar di Ruas Jalan Kota Bandung Rusak. Dishub Kota Bandung Siapkan Sistem Pembayaran QRIS (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung tengah mengembangkan sistem pembayaran parkir menggunakan QRIS yang terintegrasi dengan perangkat handheld milik petugas parkir.

Langkah ini dilakukan menyusul berkurangnya jumlah mesin parkir elektronik yang masih berfungsi, sehingga diperlukan pembaruan sistem agar pelayanan parkir kepada masyarakat tetap optimal.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, saat ini hanya sekitar 200 dari total 400 mesin parkir elektronik yang masih berfungsi.

“Mesin parkir memang masih beroperasi, tetapi saat ini sekitar 50 persen yang masih berjalan. Dari total sekitar 400 unit, hanya sekitar 200 unit yang masih aktif,” kata Rasdian Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, banyaknya mesin parkir yang tidak lagi berfungsi disebabkan berakhirnya kerja sama dengan pihak ketiga yang menyediakan perangkat tersebut sejak sekitar tahun 2018. Kondisi semakin sulit karena perusahaan penyedia sudah tidak lagi beroperasi, sehingga suku cadang untuk perbaikan tidak tersedia.

Majalengka – Keindhaan Bukit Hortensia di Lereng Bukit Gunung Ciremai

“Hal itu karena kerja sama dengan pihak ketiga sudah lama selesai, sekitar tahun 2018. Selain itu, perusahaan penyedia juga sudah tidak ada, sehingga ketika terjadi kerusakan cukup sulit mencari suku cadangnya,” katanya.

Sambil menunggu sistem baru diterapkan, Dishub masih mengoperasikan mesin parkir yang kondisinya masih layak agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Sebagai solusi jangka panjang, Dishub telah menguji coba sistem pembayaran parkir menggunakan QRIS melalui perangkat handheld.

Sistem ini mampu mencatat waktu kendaraan masuk dan keluar secara otomatis serta menghitung tarif parkir berdasarkan durasi kendaraan berada di lokasi parkir.

“Ke depan kami perlu melakukan perbaikan sistem. Kami sudah melakukan uji coba pembayaran parkir menggunakan QRIS melalui perangkat handheld. Sistem ini lebih mudah karena dapat mencatat waktu kendaraan masuk dan keluar. Tarif parkir juga bisa langsung dihitung secara otomatis,” jelasnya.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Rasdian menambahkan, sistem baru tersebut juga akan menghasilkan bukti pembayaran secara otomatis sehingga transaksi parkir menjadi lebih transparan dan meminimalkan potensi perbedaan perhitungan tarif maupun keluhan dari pengguna jasa parkir.

“‎Nantinya bukti pembayaran atau karcis juga dapat keluar melalui sistem tersebut,” pungkasnya.

(Mugni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *