Bandung Raya Hukum Dan Kriminal Jawa Barat
Home » Berita » Maraknya Aksi Kriminalitas di Bandung, Farhan Perkuat Patroli Dini Hari dan Hidupkan Siskamling

Maraknya Aksi Kriminalitas di Bandung, Farhan Perkuat Patroli Dini Hari dan Hidupkan Siskamling

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merespons sorotan terkait meningkatnya aksi kriminalitas di Kota Bandung dengan memperkuat patroli rutin sekaligus menghidupkan kembali semangat Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dengan melibatkan masyarakat. (Mugni/GarudaJabar.tv)

BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merespons sorotan terkait meningkatnya aksi kriminalitas di Kota Bandung dengan memperkuat patroli rutin sekaligus menghidupkan kembali semangat Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dengan melibatkan masyarakat.

Farhan mengatakan, dirinya bersama jajaran Pemkot Bandung akan turun langsung melakukan patroli setiap hari Minggu mulai pukul 02.00 WIB untuk memantau kondisi keamanan di sejumlah titik di Kota Bandung.

“Betul. Itu sebabnya saya bersama jajaran setiap hari Minggu akan melakukan operasi mulai jam 2 pagi untuk keliling,” kata Farhan di Pendopo Jalan Dalem Kaum Kota Bandung Kamis (9/7/2026).

Selain meningkatkan patroli, Farhan memastikan seluruh korban kriminal termasuk begal akan mendapat bantuan dan tidak boleh ada fasilitas kesehatan yang menolak pasien.

“Semua korban begal akan mendapatkan bantuan. Karena kita punya prinsip, untuk perawatan kesehatan tidak boleh ada fasilitas kesehatan yang menolak pasien,”katanya.

Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan Kuliner hingga Fasilitas Olahraga

Menurutnya, penanganan kriminalitas tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran aktif masyarakat melalui Siskamling dinilai menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman.

“Karena bagaimanapun juga, ini bagian dari kita melakukan SisKamling. SisKamling adalah kuncinya, melibatkan seluruh warga, dengan semangat warga jaga warga, warga jaga kota,”ucapnya.

Oleh karna itu, pihaknya mengajak seluruh warga untuk kembali menghidupkan budaya saling menjaga lingkungan dan tidak hanya mengandalkan patroli aparat keamanan.

“Kita tidak boleh terus-menerus hanya menggantungkan diri kepada aparat hukum. Bagaimanapun juga, masyarakat harus turun menjaga kota kita dari serangan-serangan atau penyimpangan-penyimpangan kriminalitas tersebut,” pungkasnya.

(Mugni)

KSP: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *